Salehuddin: Banyak Hajat kita Terkait Proses ini

SAMARINDA, IKNPOST.ID| Masih belum usai perjuangan ratusan Tenaga Kerja dari dua Rumah sakit Daerah Kaltim untuk mendapatkan hak mereka berupa tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang sudah 3 bulan tak dibayar. Di mana dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-27, Anggota DPRD Fraksi Golkar, Salehuddin, melakukan interupsi mendesak Pemprov Kalimantan Timur segera mencairkan TPP ribuan nakes dan pegawai RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda serta RSUD dr. H. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan yang tertunggak tiga bulan, seraya meminta pemerintah daerah tidak “main-main” dengan hak pegawai dan transparan soal kendala anggaran.
“Yang kedua, mungkin tak kalah pentingnya ada beberapa rekan-rekan kita termasuk nakes yang mungkin ratusan jumlahnya yang sampai saat ini menunggu proses perubahan APBD 2026 agar dapat menerima TPP-nya yang hampir 3 bulan belum dibayarkan.” Ucap Salehuddin, Anggota DPRD Kaltim Fraksi Golkar dalam Rapat Paripurna Ke 27, di Gedung B DPRD Kaltim. Selasa, (15/9/2026)
Ia menekankan bahwa pihak Badan Anggaran (Banggar) maupun pemerintah provinsi tidak memandang sebelah mata persoalan ini, mengingat banyaknya nakes maupun masyarakat yang bisa terdampak.
“Saya pikir dengan mempertimbangkan itu sekali lagi kami menghimbau memberi saran kepada pimpinan seluruh anggota banggar dan eksekutif untuk mempercepat proses ini. Karena bagaimanapun banyak hajat kita terkait dengan proses percepatan ini.” Tandasnya
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Pihak Pemprov Kaltim melalui Sekretaris Daerah Sri Wahyuni menanggapi persoalan tersebut. Ia menyebut anggaran sudah disiapkan dan menunggu pengesahan APBD Perubahan.
“Di perubahan, Ada penyesuaian. Sudah dari awal kita masukkan di Perubahan (APBD, red). Pembahasan perubahan kan sedang berjalan ya, mudah mudahan segera.” ucap Sri Wahyuni, Sekretaris Daerah Kalimantan Timur kepada awak media di Gedung Lamin Etam, Selasa, (15/9/2026).
Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah provinsi berkomitmen penuh sembari masih melakukan penyesuaian serta pembahasan lebih lanjut terkait TPP.
Baca juga: Ratusan Nakes RSUD AWS Demo Tuntut TPP, Ini Tanggapan Kadinkes Kaltim dan Plt. Dirut
“Sudah masuk di RKPD perubahan, sudah beberapa kali kami bilang. Ada penyesuaian saja, biasa itu, jadi ada kelebihan, kekurangan soal TPP itu kita bahas di perubahan.” tegasnya.
Ditanya lebih lanjut mengenai tunjangan terkait lainnya, Sri mulyani menjawab singkat terkait teknis.
“Nanti yang secara teknis ya, makasih.” Pungkasnya.
