Wed. May 20th, 2026

Bakal Purna Tugas, Siapa Pengganti Sekwan DPRD Kaltim?

Salehuddin

SAMARINDA, IKNPOST.ID | Sekretaris DPRD Kalimantan Timur saat ini dijabat Dra. Hj. Norhayati Usman, M.Si, atau yang lebih akrab disapa Nunung, dilantik dan mengemban jabatan sejak 31 Maret 2023 dan tidak lama lagi akan purna tugas. Lantas siapa yang bakal menempati posisi tersebut dan bagaimana pandangan dari sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin terkait hal itu.

Syarat utama untuk menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi adalah berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan memenuhi kualifikasi pangkat minimal Golongan Pembina Utama Muda, IV/c untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II.a. Selain itu, calon harus mendapatkan persetujuan dari Pimpinan DPRD.

” Untuk pengangkatan sekwan adalah kewenangan kepala daerah, namun harus mendapat persetujuan pimpinan DPRD, karena selaku owner. Selain itu ada beberapa persyaratan mesti dipenuhi, misal pangkat minimal Golongan Pembina Utama Muda, IV/c. Kemudian juga punya kompetensi dalam manejerial pemerintahan dan politik,” ujar Salehuddin pada media ini Selasa (19/5/2026).

Calon sekwan tersebut bisa saja dari Sekretariat Pemprov Kaltim maupun dari internal DPRD Kaltim, selama syarat hukum dan kompetensi terpenuhi. Sekwan yang dipilih harus pula menguasai komunikasi yang dapat membangun sinergisitas antara legislatif dan eksekutif dalam melaksanakan fungsi dan tugas ke dua lembaga tersebut.

” Jika dari internal sekretariat DPRD tentu sudah mengetahui banyak kultur soal komunikasi di internal, di daerah maupun ke pusat misalnya ke Mendagri, karena komunikasi ini sangat penting dalam menunjang kinerja DPRD secara kelembagaan dengan pemerintah. Bila sekwan baru nanti dari luar tentu butuh adaptasi, namun semua ini kan kewenangan kepala daerah dan tentu juga harus mendapat persetujuan pimpinan Dewan,” jelas mantan ketua DPRD Kukar.

Menurut Salehuddin, Seorang sekwan tidak cukup hanya memiliki skill dalam menajerial pemerintahan yang handal, namun yang paling penting adalah “tahan banting” dalam soal tekanan politik anggaran.

“Figur sekwan itu harus memahami fungsi dan tugas DPRD dan memiliki strategi, apalagi di DPRD Kaltim perjalanan dinas cukup tinggi. Paling penting sekwan harus pandai membaca politik dan tahan terhadap tekanan anggaran, karena tekanan anggaran ini pasti terjadi, jangan juga sekwan itu kaku atau shaklak, sekwan itu harus fleksibel tetapi tetap mengikuti aturan,” ujar Politisi senior partai Golkar.(AZ)

About The Author

Bagikan

By K

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *