Dalam LKPJ, Walikota Beberkan kucuran APBD Ratusan Milyar

SAMARINDA, IKNPOST.ID | Pemerintah Kota dan Warga Kota Samarinda berharap terowongan tembus Jl. Sultan Alimudin ke Jl. Kakap kota Samarinda bisa segera dimanfaatkan untuk menguraikan kemacetan yang terjadi selama ini. Untuk diketahui Kegiatan multiyears pembangunan terowongan tembus Jl. Sultan Alimudin ke Jl. Kakap kota Samarinda Kalimantan Timur, peletakan batu pertama di bulan Januari tahun 2023. Rencana Terowongan panjang 400 meter dan ada 2 Blower untuk ventilasi udara. Rencana awal panjang terowongan rupanya berubah dengan adanya penambahan 152 m sehingga menjadi panjang 552 m.
Walikota Samarinda Andi Harun membeberkan kegiatan pembangunan terowongan kota Samarinda. Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Samarinda tahun 2025, disebutkan bahwa Pekerjaan fisik awal dilakukan pada Maret 2023 dengan pekerjaan pembersihan lahan dan pekerjaan galian open cut disisi inlet.
” Pembangunan terowongan dilakukan dengan kontrak multiyears dari 26 Desember 2023 s.d. 31 Desember 2025.Langkah, Pembangunan terowongan dengan rencana awal 400 meter dan bertambah menjadi 552 meter sebagai salah satu perkuatan struktur dan pengamanan atas potensi terjadinya longsor. Blower dalam terowongan telah dipasang sebanyak 6 unit sesuai dengan perhitungan teknis yang direncanakan. Sistem drainase dari pembangunan terowongan sudah direncanakan sedemikian mungkin dengan mempertimbangkan kaidah teknis yang memperhitungkan catchment area, arah aliran air, debit air, kecepatan air, dan
integrasi dengan saluran eksisting,”jelas Andi Harun dalam LKPJ tersebut.

Andi Harun yang juga politisi Partai Gerindra ini menjelaskan adanya penggunaan APBD dalam pembangunan terowongan tersebut dimulai sejak tahun 2023
” Pembangunan infrastruktur terowongan menggunakan APBD tahun 2023 dan 2024 dengan Nilai + PPN adalah sebesar Rp 395.972.999.000 serta penambahan ruang lingkup pekerjaan untuk penanganan lereng fase 1 dengan DIPA tahun 2025 dengan Nilai + PPN sebesar Rp 36.331.194.000,” paparnya.
Pembangunan terowongan bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mengurai kemacetan di ruas jalan ke arah Sambutan dan Jembatan Mahkota. (AZ)
