
JAKARTA, IKNPOST.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan anggaran transfer ke daerah (TKD) pada 2027 direncanakan sebesar Rp 735 triliun. Angka ini meningkat 5,5% dibandingkan dengan outlook 2026 sebesar Rp 696,9 triliun.
“Pada 2027 (anggaran TKD) direncanakan sebesar Rp 735 triliun atau meningkat 55 persen dibanding dengan outlook 2026 sebesar Rp 696,9 triliun. Ini di luar dana rekonstruksi,” ujar Purbaya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan TA 2027 di kantor pusat DJP Kemenkeu, dikutip dari detik.com. Minggu (16/8/2026).
Purbaya memastikan akan memantau terus kondisi keuangan setiap daerah secara bulanan. Ia memastikan akan menambah anggaran TKD jika memang diperlukan.
“Nanti juga kami akan monitor terus seperti kemarin kondisi keuangan setiap daerah dari bulan ke bulan. Kalau perlu kita tambah, kita tambah seperti kemarin,” jelas ia.
Pada saat yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengenai TKD untuk tahun depan masih menunggu perhitungan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Besaran TKD tahun depan nantinya akan menjadi dasar bagi pihaknya untuk memberikan masukan kepada daerah.
“Transfer keuangan daerah dari Kementerian Keuangan kalau sekarang di angka Rp 725 triliun, kita akan lihat nanti,” ujar Tito.
Tito membeberkan pihaknya akan memprioritaskan daerah-daerah yang minim Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, anggaran TKD ini juga diprioritaskan untuk daerah-daerah yang terkena dampak bencana.
“Saran kami untuk mempercepat daerah-daerah ini juga pulih dan lebih baik. Tapi daerah-daerah ini juga diberikan kekuatan fiskal dengan TKD, tambahan TKD kepada mereka untuk prioritas. Jadi kalau ada tambahan TKD untuk secara nasional di samping daerah-daerah yang PAD-nya rendah, itu yang menjadi prioritas. Kedua adalah daerah bencana,” beber ia.
(detik)
